Jepang Bantu RI US$ 14,5 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi

Laporan dari London

Jepang Bantu RI US$ 14,5 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi

- detikFinance
Kamis, 02 Apr 2009 06:37 WIB
Jepang Bantu RI US$ 14,5 Miliar untuk Pulihkan Ekonomi
London - Krisis global yang menghantam dunia membuat Jepang memberikan bantuan kepada Indonesia. Untuk memulihkan ekonomi Indonesia, Jepang membantu US$ 14,5 miliar.

Dukungan Jepang kepada Indonesia ini dibicarakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY0 dan PM Jepang Taro Aso di Hotel Intercontinental, tempat menginap Taro Aso di London, Rabu (1/4/2009).

Dalam pertemuan itu, SBY menjelaskan mengenai langkah-langkah Indonesia dalam menghadapi dampak krisis dalam negeri akibat krisis global. Sementara Taro Aso menjelaskan mengenai dukungan Jepang kepada Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dukungan Jepang kepada Indonesia terdiri dari empat jalur:
1. Jepang meningkatkan fasilitas swap bilateral RI-Jepang yang disepakati dalam Chiang Mai Initiative, dari US$ 6 miliar menjadi US$ 12 miliar.

2. Jepang memberi dukungan kepada APBN Indonesia yang berfungsi sebagai contingency
plan untuk berjaga-jaga yang dibalut dengan nama Samurai Bond. Dukungan Samurai Bond
ini sebesar US$ 1,5 miliar.

3. Pemberian pinjaman reguler 2009 sebesar US$ 500 juta.

4. Pemerintah Jepang meningkatkan dukungannya dengan memberikan fasilitas trade promotion sebesar US$ 500 juta.

"Jadi total dukungan Jepang ke Indonesia sebesar US$ 14,5 miliar," kata Menko Perekonomian yang juga Manteri Keuangan Sri Mulyani kepada wartawan di Grosvenor House, seusai mendampingi Presiden SBY bertemu Taro Aso.

Dalam pertemuan itu, kata Sri Mulyani, Jepang dan Indonesia juga sepakat meningkatkan kerja sama perdagangan, investasi, dan energi.

2 Dukungan RI untuk Jepang


Dalam pertemuan itu, Jepang juga meminta kepada Indonesia untuk mendukung dua hal. Pertama, Indonesia diminta mendukung menolak percobaan nuklir Korea Utara. Kedua, Indonesia diminta membantu Afganistan, karena memiliki masalah dalam negeri yang pelik.
(asy/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads