Dukungan Jepang kepada Indonesia ini dibicarakan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY0 dan PM Jepang Taro Aso di Hotel Intercontinental, tempat menginap Taro Aso di London, Rabu (1/4/2009).
Dalam pertemuan itu, SBY menjelaskan mengenai langkah-langkah Indonesia dalam menghadapi dampak krisis dalam negeri akibat krisis global. Sementara Taro Aso menjelaskan mengenai dukungan Jepang kepada Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Jepang meningkatkan fasilitas swap bilateral RI-Jepang yang disepakati dalam Chiang Mai Initiative, dari US$ 6 miliar menjadi US$ 12 miliar.
2. Jepang memberi dukungan kepada APBN Indonesia yang berfungsi sebagai contingency
plan untuk berjaga-jaga yang dibalut dengan nama Samurai Bond. Dukungan Samurai Bond
ini sebesar US$ 1,5 miliar.
3. Pemberian pinjaman reguler 2009 sebesar US$ 500 juta.
4. Pemerintah Jepang meningkatkan dukungannya dengan memberikan fasilitas trade promotion sebesar US$ 500 juta.
"Jadi total dukungan Jepang ke Indonesia sebesar US$ 14,5 miliar," kata Menko Perekonomian yang juga Manteri Keuangan Sri Mulyani kepada wartawan di Grosvenor House, seusai mendampingi Presiden SBY bertemu Taro Aso.
Dalam pertemuan itu, kata Sri Mulyani, Jepang dan Indonesia juga sepakat meningkatkan kerja sama perdagangan, investasi, dan energi.
2 Dukungan RI untuk Jepang
Dalam pertemuan itu, Jepang juga meminta kepada Indonesia untuk mendukung dua hal. Pertama, Indonesia diminta mendukung menolak percobaan nuklir Korea Utara. Kedua, Indonesia diminta membantu Afganistan, karena memiliki masalah dalam negeri yang pelik.
(asy/qom)










































