Pemerintah Bidik 420.000 Turis China

Pemerintah Bidik 420.000 Turis China

- detikFinance
Jumat, 03 Apr 2009 12:15 WIB
Pemerintah Bidik 420.000 Turis China
Jakarta - Pemerintah menargetkan turis pendatang dari China sebanyak 420.000 ditahun 2009. China menjadi target pasar utama wisatawan asing dari 10 pangsa pasar negara lain.

Target kenaikan wisatawan China setelah adanya perpanjangan MoU kerjasama promosi Program Visit Indonesia antara Departemen Kebudayaan Dan Pariwisata (Depbudpar) Republik Indonesia Dengan PT Bank ICBC Indonesia.

"Pada tahun 2009, pemerintah optimistis menargetkan wisatawan asing sebanyak 6,5 juta wisatawan dan lewat MoU dengan Bank ICBC, target dari China sebanyak 420.000 wisatawan," ujar Esthy Reko Astuti, Direktur Sarana Promosi Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu diungkapkan Esthy dalam acara Perpanjangan MoU Kerjasama Promosi Program Visit Indonesia Antara Departemen Kebudayaan Dan Pariwisata (Depbudpar) Republik Indonesia Dengan PT Bank ICBC Indonesia, di Gedung TCT-ICBC, Jakarta, Jumat (3/4/2009).
   
Ia menjelaskan, pada tahun 2008 total wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia mencapai 6,4 juta orang atau meningkat 15 persen dari tahun 2007 yang hanya sebesar 5,5 juta.
   
"MoU pertama pada bulan April 2008, berhasil mendatangkan wisatawan dari China sebanyak 332.000 orang, dengan perpanjangan MoU ini, kita menargetkan sebanyak 420.000," jelasnya.
   
Melalui MoU ini, lanjut Esthy, kedua belah pihak sepakat untuk memberikan privilege dan potongan harga untuk turis pada waktu berwisata dan berbelanja di Indonesia serta memperoleh kemudahan pada saat proses Imigrasi kepada pemegang kartu ICBC.
   
Selain itu, pengguna ICBC card, jelas Esthy, dapat potongan dan promosi dari pedagang yang sudah bekerjasama dengan Depbudpar.   
   
"Dari data kami, China merupakan salah satu target market utama wisatawan asing yang datang ke Indonesia, dari 10 pangsa pasar negara lain. Karena secara outbond, china tidak berpengaruh terhadap krisis, data IMF menunjukkan China pertumbuhannya positif dan potensi outbond China sebanyak 84 juta orang," paparnya.
   
Esthy mengatakan kota Ghuang Zou, Shanghai dan Beijing sebagai target utama kami, dan dari Indonesia akan diperkuat maskapai nasional Garuda Indonesia.
   
Ditempat yang sama, Presiden Direktur PT Bank ICBC, Yuan Bin, mengatakan bahwa pihaknya merasa gembira dapat memperpanjang MoU ini dengan Indonesia, khususnya Depbudpar.
   
"Hari ini merupakan kerjasama yang kedua, kami sangat gembira atas usaha depbudpar mencapai yang berhasil mendatangkan 332.000 wisatawan China, dan kami berharap wisatawan China bisa lebih banyak lagi datang ke Indonesia," jelasnya.
   
ICBC, lanjut Yuan, merupakan bank komersial terbesar didunia dan kemarin mencatat laba bersih yang besar selama 2 tahun terakhir.
   
"Kami mempunyai nilai pasar terbesar di seluruh dunia, pada saat krisis moneter melanda, kita dapat mempertahankan peningkatan keuntungan dengan baik," tuturnya.
   
Hingga akhir tahun 2008, asset ICBC mencapai USD 1,43 triliun. Dengan memiliki 1.358 bank koresponden di 122 negara dan 3,1 juta nasabah korporasi serta 190 juta nasabah perorangan, ICBC merupakan bank yang menerbitkan kartu kredit terbanyak di China.
   
Pada tahun 2008, laba bersih ICBC mencapai USD 16,35 miliar, atau meningkat sebesar 35,2 persen dibandingkan tahun 2007.
   
"Melalui kemudahan pelayanan yang diberikan kepada nasabah di kedua negara, ICBC mendedikasikan dirinya sebagai jembatan perekonomian, keuangan dan kebudayaan antara Indonesia dan China," pungkasnya.

(dru/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads