Rincian dari penerimaan perpajakan itu terdiri dari penerimaan perpajakan dalam negeri sebesar Rp 114,2 triliun (16% dari target APBN 2009) dan penerimaan perpajakan perdagangan internasional sebesar Rp 4,1 triliun (10,6% dari target APBN 2009). Sementara realisasi PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) mencapai Rp 27,3 triliun (10,6% dari target APBN 2009).
Khusus untuk penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) sampai dengan 23 Maret 2009 mencapai Rp 62,2 triliun atau 17,4% dari target APBN 2009.
Â
Hal ini dikatakan oleh Dirjen Perbendaharaan Herry Purnomo ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (3/4/2009).
Â
"Dari penerimaan perpajakan dalam negeri sampai 23 Maret 2009, terbesar diperoleh dari penerimaan PPh, lalu kedua dari PPN (Pajak Pertambahan Nilai) yang telah mencapai Rp 37,2 triliun atau 15% dari target APBN 2009," tuturnya.
Â
Sementara untuk realisasi belanja, sampai dengan 23 Maret 2009, realisasi belanja pemerintah pusat baru mencapai Rp 5,6 triliun (10,6% dari target APBN 2009) dimana terdiri dari belanja pegawai mencapai Rp 24 triliun (17% dari target APBN 2009), belanja barang Rp 5,3 triliun (7% dari target APBN 2009), dan belanja modal Rp 4,8 triliun (5% dari target APBN 2009).
(dnl/qom)











































