Komunike G20 Untungkan Indonesia

Komunike G20 Untungkan Indonesia

- detikFinance
Sabtu, 04 Apr 2009 13:41 WIB
Komunike G20 Untungkan Indonesia
Jakarta - Keputusan yang dikeluarkan dalam pertemuan KTT G20 di London, Inggris menguntungkan Indonesia. Penambahan modal kepada lembaga-lembaga keuangan internasional dan juga berbagai fasilitas pembiayaan dengan biaya yang murah sangat membantu negara-negara berkembang termasuk Indonesia dalam menghadapi krisis yang terjadi.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat malam (3/4/2009).

"Dengan keputusan G20 kita bisa akses pendanaan untuk likuiditas, trade financing, dan APBN. Ini adalah dana untuk mengkompensasi dana pasar yang selama ini dibiayai obligasi yang sekarang lari ke AS," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Anggito menjelaskan dalam pertemuan KTT G20 di London, Inggris diputuskan adanya bantuan langsung sebesar US$ 1,1 triliun dalam bentuk penambahan modal kepada lembaga-lembaga keuangan internasional, dan juga bantuan pembiayaan ekspor impor (trade financing) khususnya kepada negara-negara berkembang.

"Keputusan ini pengaruhnya langsung ke Indonesia, bisa membantu trade financing, pembiayaan APBN, neraca pembayaran. Pokoknya ada fasilitas support balance of payment (neraca pembayaran), pendanaan untuk perdagangan, serta dukungan untuk anggaran melalui bank pembangunan," jelasnya.

Untuk fasilitas trade financing ini, Anggito mengatakan fasilitas tersebut bisa membantu mendorong pertumbuhan perdagangan internasional yang saat ini menurun.

"Melalui trade financing, ada akses pada pendanaan tanpa ada penjaminan. Kalau butuh trade financing untuk ekspor, tidak perlu masuk ke pasar sehingga keperluan valas tidak tinggi dan tidak memberikan tekanan kepada cadangan devisa," pungkasnya.


(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads