Hal ini disampaikan Ketua Tim Pengawasan Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi Nasional, Triana kartoatmodjo di Gedung Departemen Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (6/3/2009).
"Kita akan temui PT Pertamina (Persero), Chevron Pasific Indonesia, ExxonMobil Oil Indonesia dan Total Indonesie untuk mengetahui progres produksi mereka," ujar Triana.
Menurut Triana, hal tersebut dilakukan untuk mengamankan target lifting minyak nasional dalam APBN yaitu 960 ribu bph sebab keempat KKKS tersebut yaitu masih menjadi tumpuan dari produksi minyak nasional. "Kita amankan target itu dengan memanggil mereka," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Triana menjelaskan pihaknya juga akan memberikan masukan kepada menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro terkait kontrak-kontrak migas yang akan habis masa kontraknya.
"Kami akan membantu Pak Menteri dengan memberikan pertimbangan perpanjangan kontrak-kontrak yang sudah habis untuk mengambil keputusan apakah akan diperpanjang atau diperbaharui," jelasnya.
(epi/lih)











































