Â
"Indonesia juga masuk dalam catatan WTO, mempunyai kecenderungan ke arah sana, yaitu mengutamakan produksi dalam negeri," kata Ketua Umum Kadin MS Hidayat saat ditemui kantornya, Jakarta, Senin (6/4/2009).
Â
Hidayat mengatakan dalam forum G-20 isu proteksionisme menjadi isu sentral. Hampir semua negara, lanjut Hidayat, secara formil dalam forum tersebut tidak menyetujui sistem proteksionisme perdagangan.
Â
Namun menurutnya jika diamati lebih dalam lagi hampir seluruh negara dari 20 negara G-20 telah melakukan tindakan yang mengarah proteksionisme tetapi belum sampai masuk kreteria proteksionisme.
Â
"Apa yang dilakukan oleh mendag dengan membatasi impor, dengan cara importir terdaftar itu juga menjadi catatan WTO, bahwa kita juga ada kecendrungan menuju kesana tapi belum dianggap melanggar," jelas Hidayat.
(hen/qom)











































