Demikian dikatakan oleh Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (7/4/2009).
"Konsumsi listrik tegangan tinggi atau untuk aktivitas industri, selama kuartal I-2009 mengalami peak up atau peningkatan sekitar 2,5%," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebelumnya kan saat harga minyak dunia meningkat tajam, para konsumen listrik khususnya industri melakukan penghematan penggunaan listrik, bahkan juga ada SKB (Surat Ketetapan Bersama) 5 menteri tentang pengaturan penggunaan listrik industri," katanya.
Selain itu, kondisi pelemahan ekonomi terlihat pada konsumsi semen dalam negeri. Sri Mulyani mengatakan penjualan semen domestik pada kuartal I-2009 mengalami penurunan, bahkan pertumbuhan penjualan semen domestik kuartal I-2009 negatif hampir minus 5%.
"Dengan kondisi ini maka sektor konstruksi akan mengalami koreksi selama kuartal I-2009 ini," tukasnya.
(dnl/qom)










































