Pertamina Siapkan Jurus Pengamanan BBM dan Elpiji Pemilu

Pertamina Siapkan Jurus Pengamanan BBM dan Elpiji Pemilu

- detikFinance
Rabu, 08 Apr 2009 14:51 WIB
Pertamina Siapkan Jurus Pengamanan BBM dan Elpiji Pemilu
Jakarta - Pertamina telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan untuk BBM dan elpiji menjelang dan saat pemilu. Jurus-jurus pengamanan untuk memastikan pasokan aman dan lancar.

Demikian dikatakan Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Achmad Faisal dalam siaran pers, Rabu (8/4/2009).Β Β Β 

Pengamanan untuk BBM


1. Mengoptimalkan tim satgas guna memantau persediaan dan penjualan di SPBU serta memastikan ketersediaan delivery order (DO) mulai H-3 untuk memenuhi kecukupan BBM pada tingkat minimum stok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2. Berkoordinasi dengan bank setempat agar dapat membuka layanan penerimaan setoran BBM pada tangal 10-11 April 2009.

3. Mengatur jadwal kerja atau shif depot setempat dalam rangka pemilu sehingga pelayanan penyaluran BBM tidak terganggu agar menyiapkan armada mobil, tangki dan membuka waktu layanan lebih awal, dana depot melayani 24 jam dan melakukan penambahan stok.

4. Pengamanan SPBU dan mobil tangki di lokasi rawan gangguan oleh peserta kampanye maupun kondisi alam seperti banjir.

5. Mengantisipasi kemacetan jalan raya oleh peserta kampanye maupun kondisi alam lainnya yang akan memperlambat penyaluran BBM ke SPBU.

Sementara langkah-langkah untuk pengamanan suplai elpiji adalah:


1. Depot elpiji tetap beroperasi normal kecuali pada 9 April 2009 dinyatakan hari libur pemilu menyesuaikan dengan kebutuhan.

2. Peningkatan koordinasi pemakaian jetty di beberapa lokasi pelabuhan bongkar elpiji.

3. Pengalihan sumber pasokan elpiji apabila diperlukan.

4. Menambah jam operasi menjadi 24 jam untuk SPBE dan penambahan beberapa filling station.

5. Meningkatkan buffer stock elpiji Tanjung Uban dari 60% menjadi 75% atau setara 75 ribu MT.

6. Menambah jumlah VLGC dengan kapasitas 44 ribu MT dari 2 buah menjadi 3 buah untuk memastikan posisi stok aman.

7. Mengalokasikan kapal, semi refrigenerate kapasitas 10 ribu MT masing-masing 2 yang khusus disiapkan untuk berjaga-jaga di Tanjung Priok, 1 kapal di Tanjung Perak dan 1 kapal di Eretan.

8. Pertamina tidak membatasi alokasi elpiji 12 KG dan 50 kg.
9. Pembentukan posko bersama dengan instansi terkait.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads