Demikian dikemukakan oleh Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari usai melakukan pencontrengan di TPS 7, Jalan Denpasar III, Kuningan, Jakarta, Kamis (9/4/2009).
"Saya tuh belum tahu, kenapa sih (harus) merger. Apa sih untungnya merger saya belum tahu," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meningkatkan mutu dan meningkatkan manajemen yang lebih bagus. Ketransparanan yang paling penting, bukan merger
persoalannya," ujarnya.
Ia juga menampik kabar bahwa kedua perusahaan plat merah tersebut merugi akibat Public Service Obligation (PSO) obat generik.
"Enggak, obat generik malah untung apalagi sekarang ada insentif dari pemerintah," ungkapnya.
Ia menambahkan, rencana merger tersebut bahkan belum sampai ke meja kerjanya untuk diberi restu. Pasalnya, yang melahirkan kedua perusahaan tersebut adalah Depkes.
"Tapi kalau untuk perusahaan, lebih baik untuk tidak merger. Tapi tumbuh semua, bagus semua, kuat semua," imbuhnya.
(ang/lih)











































