Harga minyak tahun 2008 sempat mencetak rekor tertinggi di level US$ 147 pada pertengahan Juli. Sementara saat ini harga minyak ada di level US$ 51 per barel dan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan masih melemah.
Menteri Energi Iran Gholam Hossein Nozari dalam wawancara di televisi pemerintah seperti dikutip dari the Star, Senin (13/4/2009) secara jelas menyatakan harapannya harga minyak kembali tinggi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Minyak adalah sumber utama pendapatan Iran yang menjadi negara produsen terbesar kedua dalam Organization of Petroleum Exporting Countries (OPEC). Negara OPEC sendiri baru melakukan pembahasan tentang harga minyak ini pada Mei mendatang.
Turunnya harga minyak ikut membuat ekonomi Iran terkena dampaknya. Krisis finansial global telah melemahkan permintaan minyak dari negara-negara maju seperti China dan AS.  Â
(ir/ir)











































