Ketiga PLTU tersebut merupakan bagian dari proyek 10.000 mega watt tahap pertama.
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (13/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total biaya yang diperlukan PLTU Pacitan sebesar US$ 293 dengan kapasitas 2x300 MW, pembangunannya akan menggandeng Dongfang sebagai kontraktor.
Sementara itu, untuk PLTU Pelabuhan Ratu memerlukan biaya sekitar US$ 482 juta dengan kapasitas 3x300 MW. Pembangunannya akan mengajak Shanghai Electric sebagai kontraktor.
Terakhir, PLTU Aceh dengan biaya US$ 124 juta berkapasitas 2x100 MW dengan Sinohydro sebagai kontraktor.
Ia mengatakan, pinjaman tersebut bisa diberikan dari konsorsium beberapa bank. Namun tetap CEXIM yang akan berlaku sebagai lead arranger.
"Walau ini sudah selesai tapi belum semua 10.000 MW selesai. Kita masih harus mencari lagi," ujarnya.
Menurutnya, pinjaman tersebut diperkirakan akan cair dalam waktu tiga bulan setelah penandatanganan dilakukan di bulan Mei 2009.
(ang/lih)











































