Keenam perusahaan itu adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI).
Seperti dilansir Forbes, Senin (13/4/2009) di tengah depresi ekonomi yang terjadi saat ini, masih ada peluang untuk mendapatkan uang kas dari perusahaan-perusahaan yang bertahan dari terpaan krisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
China menempatkan 91 perusahaannya dalam daftar Forbes, Korea 61 perusahaan dan India 47 perusahaan. Dalam daftar tahun ini juga mulai muncul perusahaan dari Kazakhstan.
Total 2000 perusahaan yang didata Forbes memiliki pendapatan US$ 32 triliun, keuntungan US$ 1,25 triliun, total aset US$ 125 triliun dan nilai kapitalisasi pasar US$ 20 triliun. Namun jika dibandingkan tahun lalu, laba kali ini mengalami penurunan 31% dan kapitalisasi pasar turun 49%.
Perusahaan global yangf masuk posisi 10 besar adalah:
- General Electric (AS) dengan total aset US$ 797,77 miliar
- Royal Dutch Shell (Belanda) dengan total aset US$ 278,44 miliar
- Toyota Motor (Jepang) dengan total aset US$ 324,98 miliar
- ExxonMobil (AS) dengan total aset US$ 228,05 miliar
- BP (Inggris) dengan total aset US$ 228,24 miliar
- HSBC Holdings (Inggris) dengan total aset US$ 2,520 triliun
- AT&T (AS) dengan total aset US$ 265,25 miliar
- Wal-Mart Stores (AS) dengan total aset US$ 163,43 miliar
- Banco Santander (Spanyol) dengan total aset US$ 1,318 triliun
- Chevron (AS) dengan total aset US$ 161,17 miliar
Berikut enam perusahaan Indonesia yang masuk Forbes Global 2000
- Telkom di urutan 675 naik dari tahun lalu di posisi 729 dengan aset US$ 8,74 miliar
- BCA di urutan 930 naik dari tahun lalu di posisi 1.001 dengan aset US$ 23,17 miliar
- BRI di urutan 988, naik dari tahun lalu di posisi 1.035 dengan aset US$ 21,56 miliar.
- Bank Mandiri di urutan 1.014 naik dari tahun lalu di posisi 1.132 dengan aset US$ 33,54 miliar
- Bumi Resources di urutan 1.809, turun dari tahun lalu di posisi 1.633 dengan aset US$ 2,79 miliar.
- BNI di urutan 1.960, turun dari posisi tahun lalu 1.862 dengan total aset US$ 19,44 miliar.











































