Produsen Khawatir Kesulitan Jual Batubara

Produsen Khawatir Kesulitan Jual Batubara

- detikFinance
Selasa, 14 Apr 2009 14:54 WIB
Produsen Khawatir Kesulitan Jual Batubara
Jakarta - Para produsen batu bara khawatir penjualan batubara akan menjadi sulit jika indeks harga jual batubara yang ditetapkan pemerintah terlalu tinggi.
 
Hal ini disampaikan Ketua Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Bob Kamandanu kepada wartawan usai Forum Reklamasi Hutan Pada Lahan Bekas Tambang (FRHLBT) dalam Indogreen Expo 2009 di Asembly Hall, JCC Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2009).
 
"Misalnya, kalau harga di pasar internasional  US$ 60 per ton, kemudian harga indeks Indonesia ditetapkan US$ 75 per ton, maka sudah jelas konsumen tidak mau beli," ujar Bob.
 
Menurut Bob, indeks harga jual batubara tersebut nantinya kemungkinan tidak akan akan mengikat para pengusaha batubara.

"Indeks itu hanya sebagai referensi, namun  harga final tergantung negosiasi penjual dan pembeli,'' ungkap Bob.
 
Pada kesempatan yang sama, Bob menyatakan target produksi batubara nasional yang semula 230 juta ton akan direvisi.

"Kalau realisasi produksi kuartal satu sesuai target kami maka target 230 juta ton bisa tercapai, tapi kalau tidak ya kemungkinan akan dikoreksi," ungkap Bob.
 
Bob menambahkan  pihaknya belum mengetahui realisasi laporan produksi pada kuartal satu ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tetapi bisa saja produksi sesuai target namun pengapalannya yang rendah," ungkap Bob.

(epi/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads