Kembangkan Pengusaha Muda Baru, Depperin Butuh Rp 60 M

Kembangkan Pengusaha Muda Baru, Depperin Butuh Rp 60 M

- detikFinance
Selasa, 14 Apr 2009 15:50 WIB
Kembangkan Pengusaha Muda Baru, Depperin Butuh Rp 60 M
Jakarta - Departemen Perindustrian (Depperin) sedang merumuskan kebijakan pemberian dana usaha bagi para pelaku usaha muda yang baru memulai usaha di sektor Industri Kecil Menengah (IKM).

Dana ini rencananya akan diberikan sebagai modal awal bagi pelaku bisnis yang baru terjun, dengan memakai mekanisme di luar Kredit Usaha Rakyat (KUR).
 
Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Depperin Fauzi Aziz mengatakan program pemberian bantuan dana awal usaha (start up business fund) bagi pelaku usaha baru sangat penting dalam mendukung program inkubator usaha kecil ditingkat perguruan tinggi agar bisa berlanjut ke implementasi usaha.
 
"Kalau satu provinsi menghasilkan 10 inkubator per tahun, dikali 33 provinsi, setahun bisa ada 330 pelaku usaha baru. Jadi ada semacam start up business fund para alumnus ikubator satu orang diberi modal awal Rp 200 juta saja, maka butuh Rp 60 miliar," katanya di Gedung Depperin, Jakarta, Selasa (14/4/2009).
 
Dikatakannya rencana program ini akan diusulkan dalam anggaran tahun 2010, sebagai upaya mempertajam kebijakan pembinaan IKM yang selama ini sudah digarap di Kementerian Koperasi dan UMKM.
 
"Pembinaan dan pengembangan harus by design, dananya terukur, dengan bantuan cuma-cuma. Sumbernya bisa KUR atau APBN," jelasnya.
 
Fauzi menambahkan di negara lainnya seperti di Thailand program semacam ini telah lama dilakukan. Bahkan di negara Iran, setiap pasangan pengantin baru menikah diberi fasilitas bantuan atau kredit usaha bagi pelaku bisnis baru.
 
"Bisa juga memakai pendekatan ovop (one vilage one product), mencari champion anak muda hasil inkubator, dengan pendekatan bisnis," terangnya.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads