ADB dan JBIC Danai PLTP Lahendong US$ 64 Juta

ADB dan JBIC Danai PLTP Lahendong US$ 64 Juta

- detikFinance
Rabu, 15 Apr 2009 12:52 WIB
ADB dan JBIC Danai PLTP Lahendong US$ 64 Juta
Jakarta - Asia Development Bank (ADB) dan Japan Bank for International Cooperation (JBIC) mendanai proyek PLTP Lahendong unit 2 dan 3. Listrik yag dipasok kedua unit itu bisa mengamankan Sulawesi Utara dalam menghadapi World Ocean Conference pada Mei 2009.

Demikian disampaikan Dirut PT Rekayasa Industri (Rekin) Triharyo Soesilo dalam pesan singkat yang diterima detikFinance, Rabu (15/4/2009).

Ia menjelaskan, ADB mendanai PLTP Lahendong unit 2 sebesar US$ 28 juta. Proyek ini dikerjakan sejak 21 Oktober 2005 hingga 22 Februari 2007. Meski sudah selesai sejak dua tahun lalu, namun proyek ini baru diresmikan hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara JBIC mendanai PLTP Lahendong unit 3 sebesar US$ 36 juta. Proyek ini dikerjakan sejak 21 Maret 2007 hingga 19 Januari 2009. Kini unit 3 Lahendong ini tengah memulai uji operasi.

"Rabu siang ini jam 13.30 WITA, Menteri ESDM meresmikan proyek PLTP 20MW Lahendong 2 & memulai uji operasi PLTP 20 MW Lahendong 3," katanya.

Kedua unit pembangkit tersebut dikerjakan PT Rekayasa Industri dan Sumitomo Corp bersama jajaran PT PLN (persero) dengan pasokan uap dari PT Pertamina Geothermal Energy.

Ia menambahkan, kandungan lokal di masing-masing proyek mencapai lebih dari 40% dan seluruh pekerjaan sipil dilaksanakan oleh karyawan dari daerah setempat.

Tambahan pasokan listrik untuk Sulawesi Utara menjadi penting mengingat provinsi ini akan jadi tuan rumah World Ocean Conference pada Mei 2009.

"Dengan tambahan kedua PLTP tersebut, provinsi Sulut siap menerima tamu dari seluruh dunia pada acara World Ocean Conference bulan Mei 2009," katanya.

Selain itu Sulut juga menjadi salah satu daerah yang rasio elektrifikasi dengan energi panas bumi yang cukup tinggi di dunia.
(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads