CPO Tembus US$ 700, Pembahasan Kenaikan Bea Keluar Dipercepat

CPO Tembus US$ 700, Pembahasan Kenaikan Bea Keluar Dipercepat

- detikFinance
Rabu, 15 Apr 2009 14:17 WIB
CPO Tembus US$ 700, Pembahasan Kenaikan Bea Keluar Dipercepat
Jakarta - Harga CPO internasional hari ini tercatat menembus US$ 700 per ton. Pemerintah pun waspadai gejala ekspor CPO besar-besaran sebagai respon dari harga yang tinggi di pasar internasional.
 
Karena itu, Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi mengatakan pemerintah akan mempercepat pembahasan kenaikan tarif Bea Keluar untuk CPO.
 
"CPO hari ini sudah tembus US$ 700 per ton, saya mau bahas apa akan segera diterapkan (kenaikan) Bea Keluar," ujarnya saat ditemui di kantor Menteri Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Rabu (15/4/2009).
 
Meskipun begitu, Bayu mengatakan pemerintah masih akan melihat harga CPO rata-rata dalam 1 bulan untuk menentukan kebijakan kenaikan Bea Keluar tersebut.
 
Bayu mengakui, kebijakan kenaikan Bea Keluar ini bukan mencegah ekspor CPO, namun untuk membatasi timbulnya ekspor besar-besaran CPO yang akan mengakibatkan langkanya bahan baku minyak goreng di dalam negeri.
 
"Kita juga sekarangkan lagi butuh ekspor. Kebijakan kenaikan Bea Keluar itu merupakan disinsentif untuk ekspor," imbuhnya.
 
Pemerintah memang sedang mengkaji kenaikan tarif Bea Keluar untuk CPO guna mengendalikan ekspor CPO di tengah kenaikan harga dunia yang terjadi saat ini.
 
Apalagi dengan nilai kurs rupiah terhadap dolar AS yang melemah saat ini, nilai ekspor menjadi lebih besar, sehingga ekspor menjadi lebih menarik bagi produsen.
 
Di 2009, Bayu memperkirakan produksi CPO dalam negeri mencapai 20 juta ton. Produksi ini dialokasikan untuk kebutuhan minyak goreng dalam negeri adalah 3,5 juta sampai 3,7 juta ton, dan untuk industri dalam negeri sebesar 1 juta ton.
 
"Jadi memang sebenarnya surplus mendekati 15 juta ton, namun dengan nilai rupiah yang lemah maka ekspor menjadi menarik, dan ini akan mempengaruhi pasar dalam negeri," katanya.
 
Kenaikan harga CPO yang naik ini telah mempengaruhi harga minyak goreng curah mencapai sekitar Rp 7.800 per liter di tingkat pabrik. "Ini yang harus kita cermati, karena itu Bea Keluar CPO sedang dipertimbangkan naik," tukasnya.

(dnl/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads