Hal ini disampaikan Presiden Direktur Mandala Airlines, Diono Nurjadin usai acara Penandatangan kesepakatan bersama Mandala Airlines dengan PAMA, di Gedung Mandala Airlines, jalan Tomang Raya, Jakarta, Rabu (15/4/2009).
"Sekarang kita sudah berjalan prosesnya 18 bulan. Mudah-mudahan kuartal 3 dan 4 harusnya sertifikat ini sudah dapat," ujar Diono.
Diono menyatakn pihaknya optimis Mandala bisa mendapatkan sertifikat tersebut meskipun Mandala bukan anggota IATA.
"Kami yakin ini bisa dapat. Sekarang hanya ada beberapa syarat administrasi yang belum dipenuhi," jelasnya.
Berhubung Mandala bukan anggota IATA, lanjut Diono, maka pihaknya harus membayar sejumlah uang untuk mengikuti proses audit itu.
"Biasanya cukup besar, beberapa ratus ribu dollar sekitar diatas US$ 200 ribu. Kami bukan member jadi harus melakukan investasi," jelasnya.
Meskipun Mandala nantinya mendapatkan IOSA, imbuh Diono, namun ia belum bisa memastikan sertifikat tersebut akan digunakan untuk melakukan penerbangan internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diono menekankan pertimbangan Mandala untuk mengikuti proses audit IOSA yaitu untuk membuat mandala menjadi maskapai penerbangan berstandar iternasional.
"Karena IOSA standar yang paling tinggi, meskipun pada nantinya kita tidak terbang ke internasional harusnya adalah salah satu maskapai yang memiliki standar internasional dan bagus," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Diono menyatakan mulai Senin (20/4/2009) Mandala Airlines akan pindah dari terminal 1 C ke terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.
"Kami akan pindah ke terminal 3 mulai tanggal 20 ini," ungkap Diono.
Menurut Diono, Mandala akan memperoleh banyak manfaat dengan kepindahan tersebut. "Terminal 3 ini lebih modern dan fasilitas yang lebih baik. Banyak pelayanan yang belum bisa lakukan di 1C bisa dilakukan di terminal 3." jelasnya.
Diono menambahkan tahun ini Mandala menargetkan peningkatan 1 juta penumpang dibanding tahun lalu. "Tahun 2008 kami bisa mengangkut 4 juta penumpang. Tahun ini ditargetkan 5 juta penumpang," katanya.
Saat ditanya berapa target penerimaan Mandala tahun ini, Diono belum mau menyebutkan angka.
"Masih dalam proses untuk prediksi dalam kondisi pasar sekarang ini.belum bisa dibuka, pembahasan internal," tandasnya.
(epi/lih)










































