PLN menjaga ketersediaan listrik di Sulut untuk menjamin kelancaran acara World Ocean Conference (WOC) pada tanggal 11–15 Mei 2009.
Krisis listrik yang dialami Sulawesi Utara akan ditanggulangi dengan program jangka pendek dan menengah yang programkan oleh PLN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk jangka menengah, mengoperasikan PLTP Lahendong dan 2x20 MW yang dihasilkan dari program percepatan 10.000 MW," ujar Dirut PLN Fahmi di Minahasa 15 April 2009 seperti dikutip dari situs ESDM, Kamis (16/4/2009).
Terkait dengan penyelenggaraan WOC, ketersediaan daya listrik dengan upaya di atas mencapai 172 MW. Diperkirakan saat penyelenggaraan WOC nanti terjadi peningkatan beban puncak dari 143 MW menjadi 152 MW sehingga masih tersisa daya sebesar 20 MW pada saat WOC berlangsung.
Disamping itu PLN akan menyediakan genset tambahan dan mengarahkan 2 header menuju gedung tempat penyelenggaraan WOC. Sistim kelistrikan ini akan tetap dipertahankan untuk mensuplai kebutuhan listrik Sulawesi Utara hingga selesainya proyek percepatan 10.000 MW, lanjut Dirut.
Sistem Minahasa merupakan sistem kelistrikan utama di wilayah Sulawesi Utara, yang merupakan sistem jaringan interkoneksi yang mensuplai tenaga listrik kepada ± 300.000 pelanggan di Propinsi Sulawesi Utara dan sebagian Kabupaten Kotamobagu dengan beban puncak sekitar 142,9 MW. Dengan tingkat pertumbuhan beban mencapai 8,5% per tahun, diperkirakan kebutuhan listrik di sistem ini akan mencapai 320 MW di tahun 2014.
Kondisi saat ini kapasitas pembangkit terpasang pada sistem adalah sebesar 185,2 MW, namun dikarenakan banyaknya pembangkit yang sudah tua dan mengalami de-rating atau penurunan daya, maka kapasitas daya mampu pembangkit yang ada hanya mencapai 143,6 MW.
Tidak ada kapasitas cadangan yang cukup untuk mengantisipasi defisit day atau kekurangan tenaga listrik pada saat terjadi gangguan pada mesin pembangkit maupun jika sedang dilakukan pemeliharaan mesin.
Sehubungan dengan hal tersebut pembangunan pembangkit baru merupakan hal yang sangat mendesak untuk menjaga kelangsungan pasokan tenaga listrik untuk menjaga kekurangan pasokan listrik dan pertumbuhan ekonomi di daerah Sulawesi Utara.
(ir/ir)










































