"Kita akan mulai pembangunannya di kuartal kedua sampai akhir tahun," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam acara konferensi pers di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (16/4/2009).
Dijelaskan Mari, pembanguan pasar untuk stimulus berlokasi di 32 pasar sebanyak 20 kabupaten,Β dengan dana Rp 215 miliar. Sedangkan untuk pembangunan gudang berlokasiΒ di 41 lokasi sebanyakΒ 35 kabupaten dengan dana Rp 120 miliar sehingga total anggarannya mencapai Rp 335 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Depdag mencatat sebanyak 32 lokasi pasar tradisional yang mencakup program stimulus fiskal 2009 yang siap untuk direnovasi yang menelan dana Rp 215 miliar di 20 kabupaten/kota antara lain:
Sumatera Utara:
- Pasar di Kabupaten Tapanuli Utara senilai Rp 12,5 miliar
- Pasar di Kabupaten Samosir senilai Rp 5 miliar
- Pasar di Kota Pematangsiantar senilai Rp 10 miliar
Riau:
- Pasar di Kabupaten Kepulauan Anambas Rp 10 miliar
- Pasar di Kabupaten KarimunΒ Rp 15 miliar
Jawa Barat:
- Pasar di Kabupaten Bogor (Jasinga) Rp 15 miliar
Jawa Tengah:
- Pasar di Kabupaten Banjarnegara Rp 10 miliar
- Pasar di Kabupaten Kudus Rp 12 miliar
- Pasar di Kabupaten Demak Rp 13 miliar
- Pasar di Kabupaten Jepara Rp 15 miliar
- Pasar di Kabupaten Pekalongan Rp 8,5 miliar
Jawa Timur:
- Pasar di Kabupaten Probolinggo Rp 10 miliar
Kalimantan Barat:
- Pasar di Kota Pontianak Rp 15 miliar
Sulawesi Selatan:
- Pasar di Kabupaten Gowa Rp 20 miliar
- Pasar di Kabupaten Bone Rp 12,5 miliar
- Pasar di Kabupaten Makasar Rp 12,5 miliar
- Pasar di Kabupaten Jeneponto Rp 7,5 miliar
- Pasar di Kabupaten Sinjai Rp 4 miliar
- Pasar di Kabupaten Barru Rp 2,5 miliar
Bali:
- Pasar di Kabupaten Bangli Rp 5 miliar.
Selain itu, program yang terkaitΒ revitalisasi pasar dalam anggaran Departemen PerdaganganΒ mencakup:
1. Program Dana Alokasi Khusus (DAK)Β besarnya Rp 150 miliarΒ untuk renovasi/pembangunanΒ pasar diΒ 240 kabupaten kotaΒ diantaranya untuk pembangunan, rehabilitasi, perluasan pasar.
2. Program tugas pembantuan untuk bangun pasar Departemen Perdagangan sebesar Rp 100 miliarΒ di 43 kabupaten kota.
(hen/dnl)











































