Â
Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar di sela paparan kinerja 2008 di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Jumat (17/4/2009).
Â
"Kendalanya biasanya di pendanaan. Kebanyakan kesulitan mencari pinjaman," katanya.
Â
Ia mengatakan, saat ini sebanyak 19 independent power producer (IPP) dengan total kapasitas 4.309 MW sudah beroperasi. Masing-masing terdiri dari 10 IPP di Jawa Bali dengan kapasitas 3,737 MW, 3 IPP di Sumatera dengan kapasitas 240 MW, 1 IPP di Kalimantan sebesar 45 MW dan 5 IPP di Sulawesi dengan kapasitas 287,2 MW.
IPP yang masih dalam tahapan konstruksi sebanyak 15 dengan total kapasitas sebesar 1.028 MW yang terdiri dari 2 IPP di Jawa Bali dengan kapasitas 240 MW, 7 IPP di Sumatera dengan kapasitas 252 MW, 3 IPP di IKalimantan dengan kapasitas 76 MW dan 3IPP di Sulawesi dengan kapasitas 209 MW.
Â
Sedangkan IPP yang masih dalam tahapan pendanaan ada 33 pengembang dengan total kapasitas sebesar 4.968 MW dengan lokasi tersebar di seluruh Indonesia.
"Saat ini kontribusi IPP ke total daya sebanyak 15 persen. Ke depan kita akan beri kesempatan lebih besar lagi," ujarnya.
(ang/lih)











































