Sebaliknya, China meminta agar negara-negara di ASEAN tidak menerapkan proteksionisme yang menyulitkan produk-produk luar negeri sulit masuk.
Alokasi dana ini diumumkan Perdana Menteri China Wen Jiabao dalam Forum Boao yang digelar di China akhir pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita harus mengetatkan pengawasan kebijakan ekonomi terhadap cadangan utama mata uang dunia dan menekankan diversifikasi sistem keuangan internasional," kata Wen seperti dikutip detikFinance dari Reuters, Minggu (19/4/2009).
Ia pun mengatakan pihaknya akan memperluas currency swap agreements yang bisa membuat Yuan semakin mantap sebagai mata uang alternatif dalam perdagangan dunia.
Sejak Desember 2008 hingga saat ini China sudah melakukan 6 swap agreements senilai US$ 95 miliar sejak Desember 2008 dengan sejumlah negara seperti Argentina dan Indonesia.
"Kita harus memberikan pembayaran penuh pada bilateral currency swap agreements dan akan mengkaji untuk memperluas currency swaps dengan lebih banyak lagi negara," katanya.
(lih/nwk)










































