Exxon Mobil berada di posisi tertinggi Fortune 500 dan menggeser peritel raksasa AS, Wal-Mart ke posisi ke-2. Exxon berada di posisi tertinggi lagi setelah mencatat pendapatan US$ 442.851 juta dan laba US$ 45.220 juta dengan aset US$ 228.052 juta.
Seperti dikutip dari CNN, Senin (20/4/2009), 500 perusahaan publik terbesar AS yang masuk dalam daftar Fortune 500 itu juga menghadapi laba bersih yang anjlok hingga 85% di tahun 2008, sekaligus menjadi kinerja terburuk mereka dalam setengah abad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapatan perusahaan-perusahaan Fortune anjlok 84,7% dari tahun lalu yakni dari US$ 645 miliar menjadi US$ 98,9 miliar, sekaligus menjadi penurunan terbesar dalam setahun. Beberapa perusahaan besar itu bahkan mencatat pendapatan yang minus.
Sektor finansial dan otomotif seperti dugaan menjadi perusahaan yang terkena pukulan paling besar. Raksasa asuransi American International Group (AIG) mencatat penurunan peringkat terbesar dari 13 di tahun 2007 menjadi 245 di tahun 2008. Perusahaan teknik, URS mencatat kenaikan peringkat terbesar dari 264 menjadi 449. Dari posisi 4 besar, 3 diantaranya dikuasai oleh perusahaan energi.
Berikut 10 besar posisi Fortune 500, beserta perolehan pendapatan dan labanya:
| Perusahaan | Pendapatan | Laba |
| Exxon Mobil | US$ 442,851 miliar | US$ 45,220 miliar |
| Wal-Mart Stores | US$ 405,607 miliar | US$ 13,400 miliar |
| Chevron | US$ 263,159 miliar | US$ 23,931 miliar |
| ConocoPhillips | US$ 230,764 miliar | - US$ 16,998 miliar |
| General Electric | US$ 183,207 miliar | US$ 17,410 miliar |
| General Motors | US$ 148,979 miliar | - US$ 30,860 miliar |
| Ford Motor | US$ 146,277 miliar | -US$ 14,672 |
| AT&T | US$ 124,028 miliar | US$ 12,867 miliar |
| Hewlett-Packard | US$ 118,364 miliar | US$ 8,329 miliar |
| Valero Energy | US$ 118,298 miliar | -US$ 1,131 miliar |











































