Dalam suratnya kepada pemimpin kongres AS, Obama menyatakan bahwa pendanaan dari AS itu tidak merepresentasikan belanja anggaran ataupun penambahan defisit karena usulan tersebut secara efektif merepresentasikan pertukaran aset.
Dana US$ 100 miliar itu merupakan bagian dari komitmen negara-negara G20 pada London Summit 2 April lalu. Dalam pertemuan yang juga dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu disepakati untuk meningkatkan modal IMF hingga US$ 750 miliar agar lembaga keuangan itu bisa lebih banyak membantu negara-negara yang dilanda krisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memburuknya kondisi terancam memperburuk resesi di negara-negara ini dan dapat menyebabkan mata uangnya kolaps," ujar Obama seperti dikutip dari AFP, Selasa (21/4/2009).
(qom/ir)











































