17 BUMN Sakit Mengantre, Modal PPA Tak Cukup

17 BUMN Sakit Mengantre, Modal PPA Tak Cukup

- detikFinance
Selasa, 21 Apr 2009 14:45 WIB
17 BUMN Sakit Mengantre, Modal PPA Tak Cukup
Jakarta - Dana yang diberikan pemerintah pada PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sebesar Rp 1,5 triliun dalam rangka membantu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang kesulitan diperkirakan tidak cukup.

Hingga saat ini setidaknya ada 17 perusahaan negara yang mengantre untuk disehatkan oleh PPA.
 
"Saat ini kan ada 17 BUMN yang ngantre di PPA. Dana dari pemerintah Rp 1,5 triliun itu tidak cukup," kata Sekretaris Perusahaan PPA Renny Rorong usai penandatanganan kerjasama antara PPA dan PT Pertamina di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (21/4/2009).
 
Renny menjelaskan, pihaknya akan mengupayakan berbagai optimalisasi dalam melakukan restrukturisasi beberapa perusahaan plat merah tersebut.
 
"Tapi nanti di APBN (anggaran pendapatan dan belanja negara) kan ada alokasi Rp 1,5 triliun lagi untuk PPA," ujarnya.
 
BUMN yang akan dikelola PPA diantaranya, PT Merpati Nusantara, PT Pal Indonesia, PT Semen Kupang, PT Hotel Indonesia Natour, PT Industri Gelas, PT Kertas Kraft Aceh, PT Djakarta Llyod dan PT Waskita Karya.

(ang/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads