"Harusnya trafo tersebut harus sudah dipasang minggu lalu, tapi belum bisa terpasang karena belum dapat izin lewat di jalan tol Tangerang-Merak dari pengelola," ujar Manager Area Pendistribusian Jaringan Banten Utara PLN, Setiabudi Suhud saat dikonfirmasi detikFinance, Rabu (22/4/2009).
Menurut Setiabudi, trafo tersebut rencananya akan dipasang di Gardu Induk Tegangan ekstra Balaraja untuk mengantisipasi pertumbuhan beban listrik di Banten dan Jakarta bagian barat. Saat ini beban puncak Banten sekitar 960 MW.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setiabudi mengaku pihaknya telah mengajukan izin kepada pihak pengelola sejak sebulan yang lalu. "Katanya mereka sedang mempelajari seperti kekuatan jalan dan jembatannya di jalan tol tersebut," jelasnya.
Ia berharap pengelola jalan tol segera memberikan izin lewat sebab jika pihak pengelola belum juga memberikan ijin maka sistem listrik Banten dan Jakarta bagian barat akan terancam pemadaman.
"Kalau sekarang memang belum ada, tapi kalau tidak buru-buru sementara beban puncak terus naik maka akan terjadi pemadaman terutama di wilayah Banten dan Jakarta bagian barat," harapnya.
(epi/qom)










































