Ungkapan terimakasih Najib Tun disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Kamis (23/4/2009).
Sementara Purnomo mengklarifikasinya secara terpisah disela-sela seminar 'Mampukah Sektor Migas Derkontribusi Menuju Kemandirian Energi Nasional' di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Kamis (23/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak tahu, itu kan perdana menterinya. Tapi Petronasnya belum ketemu kita, mungkin sudah ketemu yang lain," katanya.
Purnomo menjelaskan, hingga saat ini Pertamina masih menjajaki semua calon partnernya di Natuna selama belum ada keputusan. Laporan terakhir yang diterimanya baru terkait masalah keekonomian proyek yang dipastikan membutuhkan investasi besar.
"Bu Karen kan sebutkan ada banyak sekali calon partner. Semua itu akan dijajaki, selama itu belum diputuskan. Tapi kemarin laporan ke saya, baru masalah keekonomiannya. Kelihatannya bisa visible, keekonomian ada walau investasi besar," katanya.
(lih/qom)










































