Hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Penelitian Konsumen The Nielsen Catherine Eddy dalam acara konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/4/2009).
"Untuk Indonesia relatif aman karena secara politik cukup berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi dan kepercayaan konsumen," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Posisi negara-negara yang paling pesimis ditempati oleh Korea 31 poin, diikuti oleh Portugal dan Latvia 48 poin. Sedangkan negara-negara seperti Arab Saudi, Rusia, dan Brasil justru mengalami penurunan terbesar kepercayaan konsumen dalam enam bulan terakhir karena penurunan nilai mata uang, lemahnya pasar ekspor dan harga komoditas yang jatuh.
Sementara mengenai kepercayaan konsumen di negara-negara Eropa dan negara maju cenderung anjlok antara bulan Mei sampai bulan Oktober 2008.
Dikatakan Catherine, dari sisi kawasan regional Amerika Latin adalah kawasan dengan kepercayaan konsumen yang paling terpukul. Indeks jatuh 15 poin turun dari ke 82 poin ke 97 padahak pada waktu 6 bulan lalu negara-negara ini cukup optimis. Untuk indeks kepercayaan konsumen Eropa dan Asis Pasifik sama-sama turun 7 poin. Misalnya untuk negara Brazil turun dari 108 poin menjadi 87 poin, Argentina turun dari 94 poin menjadi 87 poin.
"Enam bulan lalu padahal negara Amerika Latin yang paling optimis saat negara maju mengalami kemunduran," jelasnya.
Kepercayaan konsumen global jatuh yang terendah selama 6 bulan terakhir, indeks jatuh 7 poin dari 84 ke angka 77 poin. Kepercayaan konsumen The Nielsen terbaru dirilis dua kali setahun menckup kepercayaan konsumen, kekhawatiran utama dan kebiasaan pengeluaran dari 25.420 pengguna internet di 50 negara.
(hen/qom)











































