Â
Hal ini dikatakan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu ketika ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (23/4/2009).
Â
"Dana asing yang masuk selama kuartal I-2009 berjumlah US$ 2,8 miliar. Dari US$ 2,8 miliar itu, yang US$ 800 juta berasal dari Qtel yakni eksekusi tender offer-nya ke Indosat," tuturnya.
Â
Sedangkan sisanya sebesar US$ 2 miliar dikatakan dalam bentuk investasi langsung di sektor non migas.
Â
"Dan itu riil uang masuk. Jadi FDI (Foreign Direct Investment) yang berbagai macam sumber itu dari konsorsium perusahaan-perusahaan parents company. Itu dari perusahaan-perusahaan induk luar negeri yang suntik modal pada perusahaan di Indonesia, jadi itu riil," pungkasnya.
Menkeu Sri Mulyani sebelumnya menyatakan sepanjang kuartal I-2009, arus modal asing senilai US$ 2 miliar sudah kembali masuk ke Indonesia. Hal ini menandakan kepercayaan investor terhadap Indonesia mulai pulih.
(dnl/qom)











































