Indonesia-Vietnam Garap Kerjasama Batubara dan Kargo

Indonesia-Vietnam Garap Kerjasama Batubara dan Kargo

- detikFinance
Jumat, 24 Apr 2009 09:19 WIB
Indonesia-Vietnam Garap Kerjasama Batubara dan Kargo
Jakarta - Indonesia dan Vietnam menandatangani kerjasama di sektor batubara dan kargo. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam kunjungan bilateral perdagangan ke Vietnam.

Mendag melakukan kunjungan bilateral perdagangan ke Vietnam pada 23-25 April 2009 dengan agenda utama pertemuan bilateral the Fifth Meeting of the Indonesia-Vietnam Joint Commission on Economic, Scientific and Technical Cooperation (JCESTC) serta penandatanganan agreed minutes of the Fifth Meeting JCESTC.

Mendag didampingi sejumlah pejabat pemerintah dari beberapa departemen, seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Departemen Luar Negeri, Departemen Kelautan dan Perikanan, Departeman Perindustrian, BULOG, Badan POM, Pertamina Hulu Energi serta perwakilan KADIN-Komite CLMV (Kamboja, Laos, Myanmar dan Vietnam).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengakhiri agenda bisnis forum, Mendag menyaksikan penandatanganan dua Business Contract antara sektor swasta Indonesia dan Vietnam yaitu Coal Business Contract dan Cargo Business Contract. Penandatanganan coal business contract dilakukan oleh Juan Gondokusumo selaku Kepala Komite CLMV-KADIN, sedangkan penandatanganan cargo business contract dilakukan oleh Rudy Pesik, pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang logistik.

"Kunjungan kerja kami ke Vietnam ini sangat penting. Mengingat total perdagangan kedua negara yang masih berpotensi untuk dikembangkan, perlu dilakukan kerjasama peningkatan perdagangan kedua negara melalui sarana forum joint commission Indonesia-Vietnam, kerjasama promosi perdagangan efektif antara lain dengan misi dagang, pameran dagang dan pertemuan bisnis," kata Mari dalam siaran pers yang dikutip dari situs Departemen Perdagangan, Jumat (24/4/2009).

Total Perdagangan Indonesia-Vietnam pada tahun 2008 tercatat sebesar US$ 2,4 miliar, naik sebesar 1,8% dibandingkan dengan tahun 2007 sebesar US$ 2,3 miliar. Laju pertumbuhan perdagangan rata-rata selama periode 2004-2008 positif 27,8%.

Sementara neraca perdagangan antara Indonesia-Vietnam selama 5 tahun terakhir (2004-2008) menunjukkan posisi surplus bagi Indonesia. Pada tahun 2008 Indonesia surplus sebesar US$ 955,2 juta naik sebesar 164,6% dibandingkan tahun 2007 yang sebesar US$ 361 juta. Laju pertumbuhan neraca perdagangan periode 2004-2008 positif sebesar 44,6%.

Ekspor Indonesia ke Vietnam pada tahun 2008 sebesar US$ 1,7 miliar, meningkat 23,4% dibandingkan dengan tahun 2007 yang sebesar US$ 1,4 miliar (nonmigas pada tahun 2008 sebesar US$ 1,7 miliar, meningkat sebesar 23,5% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2007 sebesar US$ 1,4 miliar). Laju pertumbuhan ekspor rata-rata selama periode 2004-2008 positif 31,5%.

Impor Indonesia dari Vietnam pada tahun 2008 sebesar US$ 717,7 juta atau turun 27,8% dibandingkan tahun 2007 sebesar US$ 994,2 juta (nonmigas tahun 2008 sebesar US$ 567,9 juta, turun sebesar 6,7% dibandingkan pada tahun 2007 sebesar 608,9 juta). Laju pertumbuhan impor rata-rata selama periode 2004-2008 positif 21%. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads