"Itu akan jauh lebih rendah, mungkin akan cenderung ke harga sebelum kenaikan dahulu, sekitar Rp 91 ribu per tabung," kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil, dan Aneka (ILMTA) Depperin Ansari Bukhari di kantornya, Senin (27/4/2009).
Dikatakannya penetapan harga tabung 3 kg baru akan ditetapkan Depperin pada lelang pengadaan PT Pertamina pada bulan Mei. Saat ini harga baja di pasar internasional cenderung menurun sehingga sudah sepatutnya harga tabung 3 kg bisa kembali ke harga lama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk lelang yang baru, harga patokan tabung baja akan jauh lebih rendah," ucapnya.
Selama ini bahan baku tabung 3 kg dibuat dari SG-295 yang merupakan turunan dari jenis baja hot rolled coils (HRC). Saat ini harga HRC internasional telah merosot sampai 50% dari level tertinggi US$ 1.100 per ton pada Agustus 2008 menjadi US$ 400 per ton pada April 2009.
Ansari menjelaskan, pada kontrak pengadaan tabung periode Januari sampai Maret 2009 PT Pertamina baru menyerap 11 sampai 12 juta unit, dari target 18 juta unit.
(hen/ir)











































