Menurut Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Edy Hermantoro, ketiga WK migas tersebut merupakan bagian dari 15 WK migas yang ditawarkan pada 2008 melalui penawaran langsung atau joint study tahap kedua.
"Dari 15 wilayah kerja migas itu, terdapat 3 wilayah kerja yang tidak ada pemenangnya karena belum memenuhi persyaratan teknis," katanya dalam situs Ditjen Migas yang dikutip Selasa (28/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan itu juga akan ditandatangani 4 kontrak wilayah kerja CBM (coal bed methane). Sehingga total kontrak kerja yang akan ditandatangani mencapai 16 kontrak. Penandatanganan 16 kontrak tersebut akan dilakukan disela-sela konferensi IPA 2009.
Edy Hermantoro menambahkan, tahun ini pemerintah menargetkan penandatanganan kontrak kerja sama migas sebanyak 50 wilayah kerja. Jumlah ini belum termasuk wilayah kerja gas metana batu bara (CBM) yang rencananya akan ditandatangani 14 kontrak.
"Sedangkan pada tahun 2008 lalu, sebanyak 57 wilayah kerja migas telah ditawarkan dan dilakukan penandatanganan 34 wilayah kerja migas," tambahnya.
Selain dilakukan penandatanganan kontrak kerja sama migas, pada Konferensi IPA juga akan diumumkan wilayah kerja yang ditawarkan pada Tahap I 2009.
Untuk sementara ini, terdapat 24 wilayah kerja yang akan ditawarkan yaitu Tomini Bay I, Tomini Bay II, Tomini Bay III, Tomini Bay IV, Tomini Bay V, Tomini Bay VI, Tomini Bay VII, North Bone, Bone Bay I,Bone Bay II, Bone Bay III, Bone Bay IV, Menui, Morowali, Sula I, Sula II, Bird’s Head, Kubu, N.E. Ogan Komering, Off. West Java, Blora, North Makassar, East Simenggaris dan Digul.
(lih/ir)










































