Indonesia Lebih Banyak Ekspor Babi

Indonesia Lebih Banyak Ekspor Babi

- detikFinance
Selasa, 28 Apr 2009 16:02 WIB
Indonesia Lebih Banyak Ekspor Babi
Jakarta - Departemen Perdagangan (Depdag) menyatakan impor daging babi Indonesia relatif kecil. Bahkan saat ini Indonesia menjadi negara pengekspor babi terbesar ke Singapura.

Jumlah impor daging babi Indonesia hanya mencapai 230 ton per tahun, sedangkan jumlah ekspor Indonesia mencapai 29.000 ton per tahun.

"Impor daging babi  sebanyak 230 ton per tahun, impornya dari  Australia dan New Zealand, justru kita ekspor 29.000 ton ke Singapura," kata Sekjen Departemen Perdagangan Ardiansyah Parman saat ditemui di DPR, Selasa (28/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai penutupan sementara impor daging babi, Ardiansyah menyatakan hal itu sudah sesuai dengan undang-undang peternakan. Intinya suatu negara termasuk Indonesia  memungkinkan menghentikan impor suatu produk peternak jika produk itu diduga berbahaya bagi kesehatan manusia.

"Ekspor kita belum, dikenakan oleh negara lain," katanya.

Dijelaskannya, selama ini Indonesia banyak mengekspor babi hidup ke Singapura bukan dalam bentuk daging mentah. Di Singapura terdapat peternakan babi terbesar yang berlokasi di Pulau Bulan.

"Pembahasan, tidak impor sementara yang dianggap mengandung flu babi, termasuk daging dan hewan. Nanti keluar permendag-nya," jelasnya.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads