Pemerintah Kecewa Lifting Minyak Triwulan I-2009 Rendah

Pemerintah Kecewa Lifting Minyak Triwulan I-2009 Rendah

- detikFinance
Selasa, 28 Apr 2009 17:40 WIB
Pemerintah Kecewa Lifting Minyak Triwulan I-2009 Rendah
Jakarta - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Evita Herawati Legowo mengaku kecewa dengan angka lifting di kuartal pertama 2009 yang hanya mencapai 946.000 barel per hari (bph).

"Lifting 946.000 bph quarter pertama kurang bagus menurut saya," ujar Evita kepada wartawan di Gedung Plaza Centris, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (28/4/2009).

Menurut Evita, hal ini disebabkan fasilitas Floating Production Storeage Off-loading (FPSO) di Kangean belum siap dan menurunnya produksi ExxonMobil Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Cico dan Chevron yang di Kalimantan ada pembersihan pipa pegging, Total juga. BP Tangguh juga soal kompresor dan Santos masalah modifikasi flare," jelasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan perhitungan realisasi lifting migas selama triwulan I tahun 2009 (periode Desember 2008-Februari 2009), total lifting minyak bumi mencapai 85.096.000 barel atau setara 946.000 barel per hari. Angka tersebut mencapai 24% dibanding target APBN 2009 sebesar 350.400.000 barel atau 960.000 barel per hari.
 
Lifting  gas bumi mencapai 2.747.107.000 MMBTU atau 7.526.000 MMBTU per hari. Angka tersebut mencapai 22% dibanding target APBN 2009 sebesar 609.557.000 MMBTU atau 6.773.000 MMBTU per hari.

Harga rata-rata minyak mentah Indonesia selama triwulan I periode Desember 2008-Februari 2009 mencapai US$ 41,18 per barel. Jika dibandingkan dengan asumsi makro dalam APBN-P  2009 sebesar US$ 45 per barel, maka harga rata-rata tersebut mencapai 96%.

(epi/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads