Demikian disampaikan Direktur Utama (Dirut) Bakrie Tower Ali Herman Ibrahim disela-sela Seminar 'Harga Pembelian Tenaga Listrik oleh PT PLN (Persero) dari Koperasi atau Badan Usaha Lain, di Gedung ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (29/4/2009).
"Total investasinya sekitar US$ 2 miliar," ujarnya.
Ali menjelaskan 30 persen dananya direncanakan berasal dari internal perusahaan dan sisanya berasal dari pinjaman dari perbankan lokal dan asing.
"Kita sedang menjajaki dengan bank-bank BUMN, dari luar juga ada. Namun kita masih konsentrasi pembuatan Power Purchase Agreement (PPA) dulu," jelasnya.
Ali menjelaskan, saat ini pihaknya juga sedang terkendala soal lokasi pembangunan PLTU berkapasitas 1.320 MW tersebut. Kemungkinan lokasi pembangkit akan dipindahkan dari Cirebon ke Pemalang.
"Yang Cirebon tanahnya jelek. Jadi mungkin pindah ke Pemalang," ungkapnya.
Namun Ali tetap optimis, PLTU ini bisa selesai tepat waktu. "Kalau mulai 2010, target beroperasi 2014 masih bisa terkejar," tandasnya.
Ali menambahkan pihaknya juga tengah melakukan negosiasi harga jual listrik dengan PT PLN (Persero). "Kami mintanya 6-7 sen per kwh tapi itu masih nego," ujarnya.
(epi/lih)










































