"Idealnya range harganya 8-9 sen per Kwh," ujar anggota Dewan Penasehat API, Supamu Santoso usai Seminar 'Harga Pembelian Tenaga Listrik oleh PT PLN (Persero) dari Koperasi atau Badan Usaha Lain, di Gedung ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (29/4/2009).
Menurut Supamu, asumsi tersebut berdasarkan capital cost dan operating cost. Untuk EPCnya saja membutuhkan investasi sekitar US$ 2,6 juta-US$ 3 juta.
"Kami juga menghendaki returnnya minimun 16 persen," jelasnya.
Supamu menjelaskan penggunaan geothermal memberikan keuntungan lain misalnya tidak perlu melakukan pembakaran. Hal ini berbeda dengan pembangkit batu bara yang harus melibatkan proses pembakaran.
"Tidak seperti batu bara yang 1 megawatt saja harus membakar uang US$ 3 . Dengan adanya geothermal, batu bara kan bisa diekspor," ungkapnya.
Senada dengan Supamu, Direktur Utama Bakrie Power Ali Herman
Ibrahim menyatakan harga tersebut merupakan harga yang paling ideal dalam keadaan sekarang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(epi/lih)










































