Β
Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam pidatonya di acara Musyawarah Nasional III Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang dihadiri para bupati seluruh Indonesia, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (29/4/2009).
Β
"Kita coba agar at least pertumbuhan ekonomi kita 4%. Kuartal I-2009 terlihat capital inflow positif US$ 2,2 miliar, lalu cadangan devisa sekarang masih baik dan kuat, tapi ekspor nilainya minus 38%, impor non migas juga minus 32%," tuturnya.
Β
Di 2010, pemerintah mentargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah 5%-6%. Dikatakan Sri Mulyani, ekonomi global diperkirakan akan pulih pada 2010, namun pemulihannya tidak akan kembali pada posisi di 2008, karena butuh waktu lama untuk pulih.
Β
"Perekonomian dunia baru 2010 recover, tapi tidak berarti kita akan mencapai posisi kembali di 2008 lagi. Dulu saja Indonesia waktu krisis 1998/1999 butuh waktu 5 tahun untuk recover," katanya.
Β
Sri Mulyani mengatakan, dalam upaya penyelamatan krisis ekonomi global, ternyata memakan biaya sebesar 50% dari PDB (Produk Domestik Bruto) dunia. Dalam forum G20 para anggotanya sepakat untuk menyediakan dana sebesar US$ 5 triliun sebagai upaya penyelamatan.
Β
"Dalam forum G20 telah disepakati ekspansi dana sebesar US$ 5 triliun, dimana US$ 1,1 triliun untuk rekapitalisasi perbankan di AS, US$ 1,4 triliun untuk penghapusan toxic asset perbankan, US$ 1,4 triliun untuk stimulus negara-negara G20 dan penambahan modal lembaga keuangan internasional US$ 1,1 triliun," paparnya.
Β
Di 2009 pertumbuhan ekonomi dunia akan turun dari 3,2% di 2008 menjadi minus 1,3% di 2009. Lalu perdagangan dunia juga akan turun dari 2,5% di 2008 menjadi minus 11% di 2009.
Β
"Arus modal di negara berkembang akan berkurang sekitar US$ 500 miliar, dan penurunan nilai aset di lembaga keuangan dunia mencapai US$ 750 miliar," ujarnya.
Β
Karena itu, pemerintah menyiapkan program stimulus fiskal 2009 sebesar Rp 73,3 triliun dan Rp 12,2 triliun merupakan stimulus infrastruktur.
"Stimulus infrastruktur baru berjalan bulan Mei, daerah juga diberi tugas untuk ini. Kalau di daerah stimulusnya bagus, saya jamin akan berlanjut di 2010, tapi kalau membleh, maka tidak akan diteruskan. Nanti akan diawasi oleh Bappenas pelaksanaannya," pungkasnya.
(dnl/qom)











































