Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/4/2009).
"Kami terus lakukan rapat koordinasi tentu saja dengan Oversight Commitee dari ADB, lalu dengan Dinas Kesehatan Bali. Seluruh peralatan untuk pencegahan dan pengamanan dalam rangka swine flu sudah kita penuhi, baik pada saat masuk bandara, atau jika perlu melakukan isolasi, penanganan atau pengetesan peserta yang hadir," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menjamin mereka yang masuk kalau memang terdeteksi akan ditangani secara proper, agar tidak melebar dan meluas ke peserta lain, yang tentunya harus kita tunggu dengan adanya level 5 ini dari pandemi yang biasanya ada dampak terhadap travel warning atau passengers limitation, atau pembatasan terhadap traffic dari satu tempat ke tempat lain, itu yang kita lihat," katanya.
Namun sampai saat ini, Sri Mulyani mengatakan belum ada peserta pertemuan ADB yang batal hadir akibat pandemi tersebut.
"Sampai dengan hari ini, kami belum menerima suatu perubahan jumlah kehadiran para peserta ADB ini yang disebabkan oleh adanya kasus ini," jelasnya.
Pertemuan tahunan ADB di Bali ini rencananya akan dihadiri oleh 2.500 perserta dari 67 negara.
"Namun kita tetap waspada dan mengharapkan ketenangan kepada seluruh peserta luar negeri bahwa Indonesia sebagai tuan rumah siap dengan peralatan dan mekanisme untuk memonitor, mendeteksi dan bahkan kalau memang didapatkan kita bisa menanganinya," pungkasnya.
(dnl/ang)











































