Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, dalam 2 tahun ke depan, jembatan tol Suramadu memang akan dikelola oleh Badan Pelaksana. Nah, setelah dikelola Badan Pelaksana, maka pemerintah akan melakukan penunjukan operator.
"Kalau semua proses nggak bisa maka mau tidak mau ya kita tunjuk Jasa Marga," kata Djoko Kirmanto dalam acara
media gathering di Bandung, Jumat (1/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga kini orang-orang yang akan duduk di Badan Pelaksana belum ditentukan. Rencananya, pemerintah termasuk Depzrtemen Pekerjaan Umum akan melakukan fit and proper test pada 8 Mei 2008 orang-orang yang akan menduduki badan pelaksana Jembatan Suramadu.
"Soal mau atau tidak nanti itu terserah Menneg BUMN," katanya.
Dirut Jasa Marga Frans Sunito yang hadir dalam acara itu terlihat menganguk saja, seperti tanda setuju.
Jembatan Suramadu ditargetkan pengerjaan fisiknya akan selesai pada 12 Juni 2009, dan akan diresmikan pertengahan 2009. Djoko mengharapkan pada saat peresmian itu ketentuan pengenaan tarif bisa dilakukan untuk jembatan tol Suramadu. Jembatan Suramadu memiliki panjang hingga 5,4 Km yang menelan dana Rp 4,2 triliun.
(hen/qom)











































