Menurut Manager, Media Relations, External Affairs and Communications PT Shell Indonesia, Fathia Syarif, penurunan harga Shell Super 92 ini berdasarkan harga MOPS yang lebih rendah saat ini dan juga nilai tukar rupiah terhadap dolar yg semakin menguat.
"Shell memberikan manfaat dari biaya yang lebih rendah untuk menjadikan Shell Super lebih terjangkau dan dapat dinikmati oleh konsumen," ujar Fathia dalam surat elektroniknya kepada detikFinance, Jumat (1/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan membuat Shell Super lebih terjangkau, lanjut Fathia, Shell berharap dapat mendorong konsumen untuk beralih dari bahan bakar bersubsidi ke Shell Super dan membantu pemerintah Indonesia mengurangi pengeluaran subsidi bahan bakar.
Sementara itu, Fathia menambahkan untuk harga dua produk Shell lainnya, yaitu Shell Super 95 dan Shell Diesel tidak mengalami perubahan harga.
"Untuk Shell Super 95 harganya tetap yaitu Rp 6.500 per liter dan untuk Shell diesel harganya masih Rp 6.900 per liter," ungkapnya.
Jika dibandingkan dengan harga Pertamax (BBM beroktan 92) yang dijual Pertamina, harga jual Shell Super 92 lebih murah Rp 200 per liter. Saat ini harga jual Pertamax sekitar Rp 5.900 per liter. Sedangkan untuk Pertamax Plus (BBM beroktan 95) harganya sama dengan Shell Super 95 yaitu Rp 6.500 per liter.
Namun untuk BBM Diesel, Pertamina menjual jauh lebih murah dibandingkan Shell. Untuk Pertamina Dex, Pertamina menjual Rp 6.150 per liter sedangkan untuk Shell Diesel dijual dengan Rp 6.900 per liter.
(epi/qom)











































