ADB: Ekonomi ASEAN Tumbuh di Bawah 1% Tahun 2009

ADB: Ekonomi ASEAN Tumbuh di Bawah 1% Tahun 2009

- detikFinance
Sabtu, 02 Mei 2009 18:02 WIB
 ADB: Ekonomi ASEAN Tumbuh di Bawah 1% Tahun 2009
Nusa Dua - Asian Development Bank (ADB) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi negara-negara ASEAN di 2009 akan turun menjadi di bawah 1% seiring dengan krisis keuangan global yang berimbas kepada seluruh negara di dunia.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani dalam jumpa pers usai acara pertemuan dengan para Menteri-Menteri Keuangan ASEAN beserta dengan para investor di Hotel Laguna, Nusa Dua, Bali, Sabtu (2/5/2009).

"Tapi akan ada perbaikan yang signifikan pada pertumbuhan ekonomi ASEAN di 2010
menjadi 4,2% dan ini akan terus meningkat tahun-tahun ke depannya," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan perbaikan proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2010 ini, maka pertumbuhan ekspor barang jadi negara-negara ASEAN pada 2010 akan tumbuh kuat sebesar 7,6% dan impor barang jadi tumbuh 8,3%, dari pertumbuhan yang negatif di 2009.
 
Sri Mulyani mengatakan, masing-masing 10 negara ASEAN sudah menunjukkan respons kebijakan mereka untuk memitigasi dampak dari krisis sektor keuangan global yang terjadi saat ini, berbagai kebijakan yang dilakukan mulai dari sektor keuangan, kebijakan moneter dan stimulus fiskal sudah dilakukan dengan efektif.

"Kami telah mengatakan kepada para investor, mengejar pemulihan ekonomi dan penciptaan stabilitas, kami sebagai negara berkembang di tengah krisis telah fokus untuk mengembangkan integrasi pasar ASEAN dalam forum ini," katanya.

Dan untuk merealisasikan integrasi ini, Sri Mulyani mengatakan negara-negara ASEAN akan mengharmonisasi standar aturan dan regulasi.

ADB juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di 44 negara berkembang yang menjadi anggotanya pada tahun 2009 ini adalah 3,4% dan di 2010 akan pulih menjadi sebesar 6%.

Persentase surplus transaksi berjalan terhadap PDB diperkirakan akan turun menjadi 4,9% pada 2009 dari 5,3% di 2008 dan akan makin turun menjadi 4,7% di 2010.

(dnl/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads