ADB: Sistem Transportasi Negara Asia Harus Dirombak

ADB: Sistem Transportasi Negara Asia Harus Dirombak

- detikFinance
Minggu, 03 Mei 2009 11:21 WIB
ADB: Sistem Transportasi Negara Asia Harus Dirombak
Nusa Dua, - Transprotasi menjadi salah satu kunci pendorong pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di kawasan Asia, karena sebagian besar penduduk Asia terkonsentrasi di perkotaan. Melihat kondisi saat ini, ADB menilai negara-negara di Asia Pasifik membutuhkan langkah drastis untuk merubah sistem transportasinya.

Hal itu dikatakan oleh ADB Vice President for Knowledge Management and Sustainable Development Ursula Schaefer-Preuss dalam seminar dengan tema "Moving More With less: Promoting Environmentally Sustainable and Inclusive Urban Transport" dalam rangkaian sidang tahunan ADB di HOtel Westin, Nusa Dua, Minggu (3/5/2009).

"Urbanisasi besar-besaran dan peningkatan penggunaan kendaraan pribadi bisa memperlambat kegiatan ekonomi di kota-kota Asia Pasifik," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya untuk mengatasi buntunya pemecahan sistem transportasi di kota-kota besar di Asia, harus diambli langkah yang drastis untuk membenahinya.

"Jika tidak, maka pertumbuhan ekonomi akan terhambat dan kaum miskin kota semakin sulit lepas dari jerat kemiskinan," katanya.

Populasi masyarakat di kota-kota besar di Asia saat ini mencapai 1,2 miliar jiwa atau satu di antara tiga penduduk Asia tinggal di perkotaan.Pada 2020 angka ini diproyeksikan akan mencapai dua kali lipat, dimana satu dari dua penduduk Asia tinggal di perkotaan. Volume pertumbuhan kendaraan bermotor di kawasan ini juga paling cepat di dunia dimana jumlah kendaraan meningkat dua kali lipat setiap 5-7 tahun. Akibatnya kota-kota di Asia akan menjadi tidak efisien dengan tingkat kemacetan yang parah.

Kemudian akibat lainnya adalah tingkat polusi dan angka kecelakan lalu lintas yang relatif tinggi. Meningkatnya pengguna sepeda motor di kawasan ini juga menunjukkan perlunyan transportasi publik yang memadai. (dnl/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads