RI Segera Setor US$ 4,77 M ke Pooling Fund ASEAN+3

RI Segera Setor US$ 4,77 M ke Pooling Fund ASEAN+3

- detikFinance
Senin, 04 Mei 2009 06:10 WIB
 RI Segera Setor US$ 4,77 M ke Pooling Fund ASEAN+3
Nusa Dua - Indonesia akan memberikan kontribusi sebesar US$ 4,77 miliar dalam pooling fund ASEAN+3 sesuai kesepakatan Chiang Mai Initiative (CMI).

Dengan kontribusi sebesar ini maka Indonesia dapat menggunakan fasilitas swap bilateral sebesar US$ 11,925 miliar untuk mengamankan cadangan devisa.

Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani usai pertemuan para menteri keuangan ASEAN+3 di Hotel Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Minggu (3/5/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti diketahui, untuk meminimalisir dampak krisis melalui penguatan cadangan devisa, Negara-negara yang tergabung dalam ASEAN+3 (Negara-negara ASEAN ditambah Cina, Jepang, dan Korea Selatan) sepakat membentuk pooling fund senilai US$ 120 miliar sebagai tindak lanjut dari Chiang Mai Initiative, guna penambahan cadangan devisa bagi negara ASEAN+3 yang membutuhkan.

"Pertemuan ASEAN+3 di Bali ini mencapai kesepakatan yang luar biasa sebagai tindak lanjut Chiang Mai Initiative, banyak elemen yang telah disepakati," katanya.

Porsi kontribusi Indonesia ini sama besar dengan Singapura, Malaysia, dan Thailand. Dengan kontribusi sebesar itu maka Indonesia beserta 10 negara anggota ASEAN memiliki suara dalam voting sebesar 28,4%. Porsi yang sama dimiliki oleh China dan Jepang masing-masing 28,4%. Sementara Korea Selatan memiliki voting power sebesar 14,77%.

Sebanyak 80% dari pooling fund ini atau US$ 96,5 miliar ditanggung oleh China, Jepang dan Korea Selatan. China dan Jepang berkontribusi sebesar US$ 38,4 miliar sedangkan Korea Selatan sebesar US$ 19,2 miliar.

Para Menteri Keuangan ASEAN+3 juga memutuskan ADB (Asian Development Bank) akan  bertindak sebagai pengawas dengan menggunakan kantor sekretariat ASEAN yang berada di Jakarta. ASEAN kini beranggotakan Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam ditambah Korsel, CHina dan Jepang dalam forum ASEAN+3.

(dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads