Meskipun beberapa waktu lalu sektor ini sudah ditolak untuk mendapatkan fasilitas tersebut, rencananya pihak Depperin akan mengajukan kembali rencana stimulus itu.
"Kita upayakan kembali. Kemarin saya bertemu dengan perajin perak di Bali, saya minta tolong diberi alasan yang lebih kuat lagi (soal pengajuan)," Dirjen Industri Kecil dan Menengah (IKM) Fauzi Aziz di kantornya, Gatot Subrota, Senin (4/5/2009).
ย
Fauzi mengatakan salah satu yang mendasar, diusulkannya kembali PPN DTP perak karena banyak perajin perak yang keberatan dengan pengenaan PPN. Padahal dahulu sektor perajin perak sempat mendapat fasilitas PPN DTP bersama dengan produk emas batangan. Dalam perkembangannya PPN DTP untuk perak dicabut sedangkan emas batangan tidak dicabut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya minta tekanannya pada sistem distibusi perak di dalam negeri," jelasnya.
Sebelumnya Depperin telah mengusulkan anggaran stimulus Rp 38 milair untuk PPN DTP perak, yang kemudian di tolak. Dalam usulan yang kedua, Depperin akan mengusulkan besaran yang relatif sama.
"Tugas kita di depperin meyakinkan Pak Anggito (Kepala Badan Kebijakan Fiskal) dan timnya," ucap Aziz.
(hen/lih)











































