Hal ini disampaikan Wakil Kepala Badan Pengatur Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi Abdul Muin di sela-sela seminar Indonesia Petroleum Association (IPA) di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (5/5/2009).
  Â
"Kami masih menunggu klarifikasi soal data cadangan gas Donggi-Senoro," ujar Muin.
Muin mengakui, saat ini konsorsium baru memberikan klarifikasi kepada BP Migas mengenai enam syarat yang diminta untuk pengembangan lapangan gas tersebut.
"Namun pembetulan data cadangan belum ada," kata Muin.â¨
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang bedanya tidak banyak. Tapi kalau dirupiahkan nilainya besar,"Â ungkapnya.
Â
Berdasarkan data Lemigas, cadangan gas di Donggi-Senoro mencapai 1,45 triliun kaki kubik (TCF). Sedangkan Menurut data konsorsium menyebutkan cadangan gasnya mencapai 2,05 triliun kaki kubik.
(epi/lih)











































