"Kami akan rapat dengan DS LNG pada Kamis mendatang," ujar Kepala BP Migas R Priyono kepada wartawan dalam konferensi pers acara Indonesia Petroleum Association (IPA) ke 33 di Jakarta Convention Centre (JCC), Selasa (5/5/2009).
Menurut Priyono, dalam rapat tersebut BP Migas akan meminta klarifikasi keenam syarat yang diajukan pemerintah terkait proyek Donggi-Senoro.
"Untuk enam poin tersebut diharapkan sudah ada jawabannya," kata Priyono.
Perbedaan data cadangan Donggi Senoro
Sementara itu, Direktur Proyek Medco E&P Lukman Machfoedz menyatakan perbedaan data cadangan gas di lapangan Donggi-Senoro sebaiknya tak perlu dipermasalahkan.
"Itu tidak masalah, sebab dua lembaga bisa menggunakan analisa yang berbeda," ungkapnya.
Menurut Lukman, hingga saat ini Lapangan Donggi-Senoro belum dieksplorasi sehingga tidak bisa ada ukuran pasti berapa cadangannya.
"Lagipula jumlah gas di lapangan itu bisa dioptimalkan pada waktu eksplorasi. Sehingga seharusnya jumlah data itu tidak dipersoalkan," ungkap Mahfud.
(epi/lih)










































