3 Agenda Gol, Sri Mulyani Puas

Sidang Tahunan ADB

3 Agenda Gol, Sri Mulyani Puas

- detikFinance
Selasa, 05 Mei 2009 18:33 WIB
3 Agenda Gol, Sri Mulyani Puas
Nusa Dua - Indonesia puas dengan hasil Pertemuan Tahunan Ke-42 ADB (Asian Development Bank) di Bali. Menteri Keuangan sekaligus Menko Perekonomian Sri Mulyani mengatakan tiga agenda pemerintah dalam pertemuan tersebut membuahkan hasil yang memuaskan.

"Indonesia mempunyai tiga agenda dalam pertemuan ini, dan hasilnya memuaskan," ujarnya dalam jumpa pers usai penutupan pertemuan tersebut di Hotel Westin, Nusa Dua, Jakarta, Selasa (5/5/2009).

Tiga agenda tersebut adalah, pertama mengenai isu global. Menurut Menkeu, sesuai dengan kondisi ekonomi global saat ini harus ada koordinasi kebijakan yang konkret antar anggota ADB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian perlu respons yang nyata dari ADB dalam menghadapi krisis, dan dengan persetujuan kenaikan modal ADB tiga kali lipat mampu membuat Asia mampu merespons kebijakan di tengah krisis," tuturnya.

Agenda kedua adalah isu regional, membicarakan rencana agar target-target pembangunan di negara Asia tetap terjaga meskipun dihadang krisis ekonomi global.

"ADB sepakat untuk membantu Asia dalam mencapai targetnya, sehingga target pembangunan bisa tercapai," ujar Sri Mulyani.

Kemudian untuk agenda ketiga yaitu untuk kepentingan Indonesia sendiri agar mampu menjaga diri dari situasi krisis global yang terjadi.

"Dalam pertemuan ini kita butuh dukungan dari berbagai negara, dan ternyata telah disetujui oleh ASEAN+3 untuk pooling fund yang makin memberikan kepercayaan, lalu juga dukungan bilateral dari berbagai negara," katanya.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Mulyani menjelaskan Indonesia melakukan pertemuan dengan beberapa negara seperti Jepang, China, Perancis, dan Jerman.

"Untuk Jepang dan Cina kita menjajaki terus kerjasama BSA (Bilateral Swap Arrangement), dari Perancis kita dapat dukungan untuk climate change sampai US$ 500 juta, dan dari Jerman ada dukungan hibah US$ 250 juta," paparnya.

Sri Mulyani mengatakan pertemuan ADB di Bali ini merupakan pertemuan ADB terbesar dari pertemuan-pertemuan sebelumnya.

"Dari sisi jumlah peserta yang sekitar 4.600, kegiatan, dan hasil-hasil yang dibuahkan, pertemuan ini merupakan yang terbesar," ujarnya.

Karena itu hal ini juga dapat membantu memperkuat posisi Indonesia di mata internasional, dan mempromosikan Indonesia sebagai negara yang aman.



(dnl/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads