Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam siaran pers Departemen Perdagangan yang dikutip detikFinance, Rabu (6/5/2009).
"Mengingat adanya kesulitan di pihak EU untuk melanjutkan perundingan FTA dengan ASEAN, maka para menteri sepakat agar sementara ini pembicaraan dengan EU dihentikan seraya berupaya menemukan bentuk engagement yang dapat disepakati kedua pihak," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, ASEAN menginginkan agar kerjasama dilakukan dengan model kawasan-kawasan. Sehingga FTA diberlakukan untuk perdagangan antara Uni Eropa denganb ASEAN, bukan Uni Eropa dengan masing-masing negara.
Kesepakatan ini diambil dalam Pertemuan Retreat Menteri Ekonomi ASEAN di Siemreap, Kamboja (6/5/2009).
Perundingan FTA antar kawasan ASEAN dan UE disepakati pada Mei 2007. Namun negosiasi tersebut hanya mengalami sedikit kemajuan karena sejumlah masalah termasuk perhatian UE pada pelanggaran hak asasi di Myanmar.
Dalam pertemuan tersebut, para menteri juga membahas perkembangan terakhir kerjasama ASEAN dengan mitra dialog, baik yang sudah berjalan (dengan China, Korea, Jepang), yang sedang memasuki proses ratifikasi (dengan Australia dan New Zealand), yang siap ditandatangani (dengan India).
(lih/qom)











































