Komisaris Diminta Segera Tunjuk Pengganti Direktur PLN

Komisaris Diminta Segera Tunjuk Pengganti Direktur PLN

- detikFinance
Kamis, 07 Mei 2009 10:25 WIB
Komisaris Diminta Segera Tunjuk Pengganti Direktur PLN
Jakarta - Komisaris PLN diminta untuk segera menunjuk pelaksana tugas sementara (Plt) posisi Direktur Luar Jawa Bali PLN yang sebelumnya diisi Hariadi Sadono. Hariadi kini dinonaktifkan karena diduga terlibat kasus korupsi yang merugikan negara hingga Rp 80 miliar.

Demikian disampaikan Sekretaris Menteri Negara BUMN Said Didu ketika dihubungi detikFinance, Kamis (7/5/2009).

"Kalau ada yang nonaktif sementara, komisaris akan menunjuk direksi lain untuk pelaksana tugas sementara. Jadi komisaris harus pilih salah satu direksi untuk jadi pelaksana tugas sementara," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hariadi Sadono kini tengah berhadapan dengan KPK karena diduga terlibat korupsi dalam proyek roll out Customer Management System (CMS) PLN Distribusi Jatim pada tahun 2004-2008. Pada saat itu, Hariadi menjabat sebagai GM Wilayah Jawa Timur PLN. Diperkirakan negara dirugikan sebesar Rp 80 miliar akibat kasus ini.

Said menambahkan, sebagai perwakilan pemegang saham, Kementerian BUMN baru akan 'turun tangan' jika memang diperlukan adanya pergantian atau pengangkatan direksi baru.

"Pemegang saham kan hanya mengangkat saja, dan saat ini belum ada yang bisa diangkat," katanya.

Secara terpisah, Dirut PLN Fahmi Mochtar pun mengakui bahwa pergantian dan pengangkatan direksi baru merupakan wewenang pemerintah sebagai pemegang saham. Namun ia tak menjelaskan apakah PLN akan segera menunjuk penggantinya atau belum.

"Itu wewenang pemegang saham," katanya. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads