Menteri ESDM: Pengganti Direktur PLN Harus dari Internal

Menteri ESDM: Pengganti Direktur PLN Harus dari Internal

- detikFinance
Kamis, 07 Mei 2009 10:37 WIB
Menteri ESDM: Pengganti Direktur PLN Harus dari Internal
Jakarta - Pergantian direksi PLN kini tengah mencuat seiring dugaan terlibatnya Direktur Luar Jawa Bali PLN Hariadi Sadono dalam kasus korupsi. Jika pergantian benar-benar terjadi, Menteri ESDM meminta penggantinya dari kalangan internal PLN yang menguasi teknik kelistrikan.

Demikian disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro disela-sela dalam acara medical check up dan pap smear gratis di Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (7/5/2009).

Menurut Purnomo, kemampuan teknis merupakan syarat penting bagi pengganti Hariadi karena posisinya di Direktur Luar Jawa Bali yang kini nonaktif akan menangani masalah kelistrikan mulai dari pembangkit, transmisi hingga distribusi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Posisi ini kan jabatan teknis, dimana PLN dibagi jadi dua, sistem Jawa Bali dan non Jawa Bali. Dia (menjabat) non Jawa Bali dan itu teknis sekali. Menangani masalah distribusi, transimisi dan pembangkitan. Kalau memang akan ada pergantian, kami usulkan dari internal dan tahu teknis," katanya.

Namun ia menegaskan, masalah pergantian bukanlah wewenangnya, melainkan Kementerian BUMN yang menangani urusan korporat. Apalagi kasus korupsi tersebut terjadi saat Hariadi menjabat sebagai GM Jawa Timur PLN, sebelum diangkat jadi Direktur Luar Jawa Bali PLN.
Β 
"Sebetulnya pada waktu itu, bukan karena masalah yang terkait dengan sektor. Tapi masalah yang terkait pada waktu dia menjadi GM di Jatim. Tidak dalam kapasitas dia jadi direktur, jadi tidak ada kaitannya dengan kita. Itu benar-benar masalah korporat. Kalau ada pemikiran diganti, itu wewenang Kementerian BUMN, meski untuk fit and proper test tetap melibatkan kita," katanya.
(lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads