Carrefour melalui Yayasan Carrefour Internasional menyalurkan bantuan dana melalui Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Bina Arta sejumlah 170.000 euro atau setara dengan Rp 2,589 miliar.
"Kami sering mendengar bawa pelaku usaha mikro maupun pedagang pasar tradisional kerap menghadapi beragam kendala untuk mengembangkan usahanya. Kendalanya seperti keterbatasan dana atau akses pada institusi keuangan, tidak adanya agunan, kurangnya pilihan pemasok, kemampuan manajemen yang terbatas, minimnya fasilitas," kata Presdir Carrefour Indonesia, Jean Noel Bironneau dalam siaran pers, Kamis (7/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program Carrefour ini merupakan program keuangan mikro tahun 3. Pada tahun 2008 dananya sebesar 135 ribu euro atau Rp 1,851 miliar yang disalurkan ke pelaku usaha mikro di Jabodetabek dan Bandung.
Sedangkan tahun 2007 sebesar 112 ribu euro atau Rp 1,357 miliar disalurkan ke 800 anggota di Jabodetabek. Program ke I dan II itu juga menggandeng LKM Bina Arta.
(ir/qom)











































